merdekalah

Senja ini

smesta kembali mengajar tanpa perlu kata-kata

bahwa cinta begitu mahal harganya

Bahwa hidup bersama harus terus kita jaga

Bahwa Luka sekecil apapun akan meninggalkan tanda

bahwa ada yang di sebut rasa dlm tiap diri kita, manusia

 

Kawan,

Smoga Esok tak ada lagi cela tuk kita saling menorehkan lara

hari-hari ke depan tentu akan semakin berat kita punya derita

akan semakin terjal liku, onak dan perdunya

 

Cukup Kawan !!!

kita hidup tuk MENJAGA SESAMA

agar lapang JALAN MENUJU SENTOSA,

7/04-11

 

Mungkin esok kita akan cukup lama tak saling sapa

Perjalanan ini kadang harus memilih diantara persimpangan

Lusa mungkin kita masih belum bisa bertukar kabar

karena Jalan yang terbentang kadang membebaskan kita tuk menentukan arahnya

Tapi,

Bukan berarti hari ini kita sama2 ucapkan kalimat indah tentang perpisahan

Melodi puitik tentang saling melepaskan

karena kita sma2 ANAK MALAM

yang menemukan keteduhan dalam gelap

menemukan hening di saat riuh

Karena kita sama2 anak jaman

yang tak hendak lari dari KERASNYA DIALEKTIKA.

 

Kita saling percaya!!!

5 april -11

 

 

Adakah yang bisa memberiku kabar

Sebuah keingintahuanku tentang kisah yang sama-sama ingin kita wujudkan

tentang Janji yang tinggal menunggu bukti

tentang MALAM ini yang sama2 kita yakini tuk kita lewati

Adakah merpati sang penyampai Pesan

yang dengan sedia hati memberi pertanda ttg ESOK HARI

tentang transisi yang pasti harus kita jalani

tentang Mimpi yang mungkin entah kmana atau pergi

HALLOuuwwWW……!!!

Spaaddaaaa……………..!!!

Maap ku masih terbaring di sini

Kamis,31/03/11

Apalgi yang mesti diungkapkn dg kata2
sdg keindahan bgitu nyata dipelupuk mata
pahit getirnya sdh tak mmpu lg dikecap dg indra Prasa

Adakh lg yg hendak disampaikn dg untaian nada
sdg grimis tlh basahkn senja dlm derap n derita samsara
sdg mata belati snantiasa mengintai
mngabarkn kdahsyatan dr setiap tulus Derma

Ya
Kau,aku
kini
sdh sama menua

Pemaknaan hidup yg hakiki
kadang prlu didapat dr pnderitaan yg brtubi

Rabu pukul 22:12 30/03/11
Berilah aku Waktu
 MENGHISAP KEJENUHAN INI sendiri
 kan ku cumbui tiap helai rambutnya
 Ku Hempaskan pada ketiak pintu dan jendela..

 KAU;

 Jk Hendak Ku minta Tolong,,
 Berikan aku jeda seraya hening

 Gelisah kadang menghantui
 Lapang dada kadang menyakiti

 SSssTtt..............!!! 
 Sepi kini hanya sebuah MIMPI...
26 Maret jam 5:30
hARI INI

 ADA lagi yang mati
 Lehernya berdarah, membusuk bernanah
 Terpojok pada ruang sempit Ujung Gang Tepi kali

 pagi ini
 ada lagi SENGKETA yang terserabut dari jiwanya
 Tanpa kata, belalu dalam riaknya BarataYudha

 lalulalang manusia seperti biasa
 kabarkan asap cendawan fatamorgana
 AKU, kau
 KINI
 dalam belantaranya
 AHAIiyy..........!!! DERITA LOGIKA!
26 Maret jam 2:43

Tentang Tan eL Hak

Tiap-tiap pergaulan hidup di muka bumi ini, baik di Asia atau Eropa, baik dulu ataupun sekarang, terdiri oleh klassen atau kasta, yakni kasta tinggi, rendah dan tengah. semua sejarah dari semua bangsa, ialah pertandingan antara kasta rendah dan tinggi, antara yang terhisap dan yang menghisap, antara yang terhimpit dan yang menghimpit.
Pos ini dipublikasikan di PUISI-SAJAK. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s