PERJAMUAN MALAM PERSEMBAHAN TEATER KOREK TAHUN 2015

image

Famplet Malam Persembahan 2015

Peristiwa Teater akan kembali hadir di tengah-tengah hiruk pikuk konstelasi politik dunia, bencana dan krisis kemanusiaan yang saling silang,dagelan “Papa minta saham”hingga koflik pengelolaan kota antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkot Bekasi salah satunya terkait Sampah yang berujung desakan kompensasi 1 Trilyun atau premanisme akan terus merajalela. Teater hadir sebagai bakteri pengurai atas kompleksitas realitas, dalam sudut pandang yang lebih essential, melihat bukan hanya dengan kedua bola mata namun dengan menyiapkan meja operasi dan berupaya untuk membedahnya secara bersama-sama.

Teater Korek sebagai salah satu komunitas kebudayaan yang berdomisili di tengah-tengah kota antara/penyangga Ibukota, yang secara alamiah hidup diantara banyak identitas dan kadang simpang siur tanpa integritas, sebuah struktur masyarakat dengan pribadi yang terbelah karena penetrasi pembangunan dengan menegasikan akar/‘Local Wisdom’ yang berimbas kepada kaburnya tujuan pembangunan kemanusiaan entah untuk apa yang nampak semata-mata demi melayani kekuatan modal, atas nama pertumbuhan ekonomi tentu saja. Kegelisahan Teater Korek adalah kegelisahan atas cita-cita kemanusiaan, atas hakikat peradaban, bahwa sesama kita memiliki cinta yang sama, atas perikemanusiaan dan berkeadilan, menjaga keseimbangan alam semesta.

Malam Persembahan Teater Korek 2015, hadir atas kenyataan-kenyataan yang ada, atas potret realitas masyarakat dalam maket civitas academika Unisma. Bukankah teori konstelasi menyebutkan bahwa tiap Individu kita tidak bisa dilepaskan dari pengaruh lingkungannya. Tidak ada lagi yang benar-benar berdiri sendiri. Teater Korek menghadirkan sebuah Karya dengan judul “Sreek, Sreek, Breet” sebuah lakon tentang pergulatan perjuangan kemanusiaan, kontradiksi pemikiran hingga krisis kemanusiaan.

Membaca “Sreek,Sreek, Breet” karya : Pa’e Tog (@Arie_Tog) yang akan dipentaskan dalam Malam Persembahan Teater Korek seperti hendak membawa kita pada dialektika teori-teori sosial, bahkan filsafat. Pendidikan di hadirkan sebagai sekolah kehidupan, tanpa doktrin. si Budi mabuk dalam keterasingannya, Si gadis murung Merobek-robek catatannya sendiri, Adegan mencintai tapi tak sampai ke Tuhan.

Sepertinya, Pa’e Tog juga ingin mengajak kita pada pergulatan
“Pencarian kebenaran”, tragedi kenyataan yg terkotak-kotakkan, klaim kebenaran masing-masing antar kita, Kemudian sama-sama mengangkat senjata berjihad membelanya dengan saling menghakimi sesamanya…
Atas nama Kebenaran.
Kau di kubu sana-aku dikubu sini.
Apakah Tuhan-Tuhan kita mengajarkan tuk saling bersikap aniyaya?
Husstt… Jangan berisik!
Kita masih dalam-kotak yang sama.

Demikian sekelumit teks-teks naskah Sreet, Sreet Breet.

Dalam Pementasan Teater Korek kali ini sepertinya sangat berupaya menyajikan ruang-ruang kajian, dialektika pemikiran, penonton Teater sepenuhnya memiliki hak menginteraksikan dirinya dalam tawaran-tawaran gagasan mengenai pertunjukkan. Penonton menjadi bagian yang sangat vital dalam peristiwa teater.

Malam Persembahan juga adalah agenda Tahunan Teater Korek, sebagai momentum tahapan Penerimaan Anggota baru Teater Korek Angkatan XII. Setelah sebelumnya mereka mendapatkan pembelajaran dasar2 Teater dalam Latihan Alam Orientasi Dasar Pemain Teater (Laodpt). “MALAM PERSEMBAHAN” dijadikan selayaknya sebuah laporan karya atas hasil proses Laodpt terhadap Civitas Academika dan secara umum kepada seluruh rekan dan teman-teman pekerja dan penikmat seni.

Pementasan Sreek, Sreek, Breet juga merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dari alur program kegiatan UKM Teater Korek, karena pasca pementasan Malam Persembahan, Teater Korek langsung Running mempersiapkan Workshop Teater bagi Kalangan Pelajar SLTA/Sederajat yang sedianya akan dilaksanakan pada 21-23 Desember 2015 sebagai proses menuju Festival Teater Pelajar (FTP) III pada minggu kedua di bulan Februari 2016, yang sudah secara rutin diselenggarakan oleh Teater Korek sebagai media silaturrahim kebudayaan sekaligus transformasi nilai-nilai Teater bagi kalangan siswa SLTA/Sederajat se Kota-Kab. Bekasi.

Mari menyaksikan,

Undangan Pertunjukkan Teater :

SALAM BUDAYA!!

Di penghujung tahun 2015, Teater Korek Universitas Islam 45 Bekasi akan menyelenggarakan “Persembahan Akhir Tahun” sebagai salah satu ajang silahturahim sekaligus memperkenalkan anggota baru Teater Korek angkatan XII, dan Pertunjukkan “Malam Persembahan” akan
dilaksanakan pada:
Hari/tanggal : Jum’at, 27 Nov 2015
Pukul : 19.00 Wib – Slsei
Tempat : Lab. Teater Korek Unisma Bekasi,
Jl. Cut Meutia No.83 Kota Bekasi.

Lakon : “SREEK, SREEK, BREET”
Sutradara : Arie_Tog (Haryanto, ST)

Para Pemain : Shauturra’d van guntur, Aru elgete, Fifi Nafisah, Rizka farida, Mega Asyifa, Savia Amelia.P, Mawar Setyowati, Sophia Dwi Irfiani, Inggi Mutiara, Danur Trilaksono, Dyah Nuraini, Muhammad Bayhaqi, Rizky Dinallah, Johan, Haliza Serafina.

Kami membuka diri, mengharap kehadiran dengan mengundang seluruh civitas akademik Unisma Bekasi, Pekerja Seni, Pejuang Kebudayaan, komunitas Teater, kawan-kawan media, dan Khalayak Umum dalam pertunjukan ini.
terimakasih.

AYO BEKERJA !

Ttd,
Pengurus Organisasi
Teater Korek Unisma

cp : nuy (08881830145)
https://www.facebook.com/events/1495964127375150/

Tentang Tan eL Hak

Tiap-tiap pergaulan hidup di muka bumi ini, baik di Asia atau Eropa, baik dulu ataupun sekarang, terdiri oleh klassen atau kasta, yakni kasta tinggi, rendah dan tengah. semua sejarah dari semua bangsa, ialah pertandingan antara kasta rendah dan tinggi, antara yang terhisap dan yang menghisap, antara yang terhimpit dan yang menghimpit.
Pos ini dipublikasikan di Dokumentasi dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s