Profil TEATER KOREK 2002 – Kini

Teater Korek

 

Panggung Putih, 2004

 

Profil Teater Korek

Nama : Teater Korek

Awal Perjalanan : Musik Taman Mei 2000

Lahir : 19 Juli 2002

Alamat : Jl. Cut Meutia No.83 Universitas Islam “45” Bekasi – Jawa Barat – Indonesia

Teater Korek berdiri atas prakarsa dari 5 Orang (Arie’ Tog’, Lukman, Aib’z, Neo, Ebi). Dari latar belakang yang berbeda-beda kami mencoba untuk berbuat dan melakukan perubahan atas terkikisnya nilai-nilai.

Arie ‘Togle’ : Nama aslinya adalah haryanto lahir di Pemalang – Jawa Tengah, sebuah kota kecil dengan peradaban yang terjalar dari kota besar. Mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil. Perjudian, Alkohol dan Wanita, tapi sosok yang disegani (dielu-elukan) selalu dekat dalam kesehariaanya. Darah kesenimanan lahir dari seorang Ibu pemain ketoprak. Bernyanyi dari bus kota sampai kereta Api bersama teman karibnya. Sekarang masih aktif berteater dan kerja sambilan sebagai Supervisor  kontraktor Jaringan Telekomunikasi

Aib’z : Nama aslinya adalah Sya’arief lahir diBekasi – Jawa Barat, berdarah minang. Adalah 5 bersaudara dengan darah kesenimanan sudah ada dari kecil karena orang tuanya. Mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil. Bernyanyi, musik (gitar & biola) tidak lepas dari tangannya. Menghibur teman-teman kampus adalah hobinya. Bus kota dan Kereta Api adalah teman kesehariaannya. Beliau adalah Leader Grup Musik ODONG-ODONG, masih terus aktif bermusik dan Mengajar bidang Kesenian di beberapa Sekolah setingkat SLTA

Lukman Hakim : Lahir di Brebes – Jawa Tengah, berdarah Jawa dan Sunda. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Mencoba lari dari kenyataan hidup dari kehidupannya. Orasi, Demonstrasi dan terali besi, untuk menyuarakan masyarakat yang terus tertindas. Bernyanyi diatas panggung adalah kesenangannya. Ia adalah sosok yang aktif dalam sebuah organisasi, cerdas dan pemberani, Presiden Republik Mahasiswa dan sekretaris DPC GMNI Bekasi pernah diembannya. Kesehariannya saat ini menekuni pendidikan di bidang Ilmu Politik

Neo Saebani : Lahir di Bekasi – Jawa Barat, berdarah Jawa dan Betawi. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Seorang sosok jawara yang lembut dan berwibawa, tenang dalam menyelesaikan masalah. Keteladanan untuk berpikir menjadi pemicu dan motor adik-adiknya untuk terus berjuang. Orasi dan demonstrasi juga menghiasi kehidupannya. Tapi wanita menjadi bom waktu baginya. Saat ini menjadi PNS di Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.

Febrianto ‘EBie’ Eko Waluyo  …………………………………………………………………………………………………………………………………. ………………………………………………………………………………………………………………………………… mengundurkan diri pada Oktober 2003

 

Pagi-Siang-Malam terus berganti menjadi sebuah lingkaran. terbiasa, bersama, bergumul, bernyanyi, bercengkrama, hingga sebuah hikmah datang menghampiri.

Korek adalah sebuah perlambang, jika dinyalakan akan mengeluarkan cahaya yang menerangi alam ini, akan tetapi bila disalahgunakan, maka semuapun menjadi malapetaka (apapun itu…..).

Dari perlambang itulah muncul kata-kata, mengkorek-si, mencari, menggali sampai pada kedalaman nurani.

…..Berjalan mengelilingi pegunungan, lautan dan padang pasir….. mencari terus-menerus….(petikan naskah Bulan Bujur Sangkar) dengan harapan. Workshop, pertunjukan, diskusi, pustaka dan alam adalah bekal menuju Rumah Tinggal “Teater Korek”.

BEBERAPA KARYA PEMENTASAN,

1. TENGUL karya Arifin C. Noer, Sutradara Haryanto, ST (Arie Togel) 24 Oktober 2006

2.monolog  NYANYIAN ANGSA Oleh ; AcHOes Korek  Januari 2008; SUARA_SUARA oleh Ebah Korek, Februari 2008; PRITA ISTRI KITA Oleh : Botiey Korek, Maret 2008, TIDAK-BUKAN Oleh : Eka Korek April 2008, AIR MATA DAN MAINAN Oleh : Kukuh Korek Mei 2008, AUT Oleh : B’eL KOrek Juli 2008, STOP Oleh Zetta Korek Agustus 2008, ADA SETAN DI KELAMINKU oleh : Zetta Korek September 2008

3. TOPENG KAWAT RAINA dan HUJAN, Karya Sutradara : Dediesputra Siregar Maret 2009

4. Belantara Rumah Bambu Karya : Zetta Marghana

5. Koyak, Karya : Riska Ayu Rindiantika

6. Zaratustra, Karya : Aris Sagita

7. Perempuan di ujung Keris
25 Juli 2012  Pukul 20.00 Wib  at  TETAS X  TEater KOrek Karya: AriS Sagita
 
8. Dramatik mencari Bentuk “Namakoe Koroepsi”  Pemeran: ALdi kurang Waras, Ikbal Bermata Ganda, Ki Daus
Peringatan Sumpah Pemuda PEMKOT Bekasi, Balai Patriot; 28 Oktober 20139. Produksi 2015 Sreek, Sreek, Breet Karya/sutradara : Ari_tog

wpid-img_20151124_214641.jpg

Program Pertunjukkan “Sreek,Sreek, Breet”

10. Kerjasa bersama Komunitas HUjan Matahari, Ksatria, Tembung Penggalih, Beta, Midas, dalam “SANDYAKALA NING MAJAPAHIT” Karya Sanusi Pane, Sutradara : Dediesputra Siregar.

11. Kaming Sun, Tetas Teater Korek XIV. Pentas Monolog Nurul “NOey” Hikmah, Sutradara : Dediesputra siregar, Ass. Sutradara : Ari_Tog

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s