CAPING GUNUNG_Gesang

Caping Gunung

Vokal: Bassanova Jawa

Ciptaan: Gesang

Dhek jaman berjuang, njur kelingan anak lanang
Biyen tak openi, ning saiki ono ngendi..
Jarene wis menang, keturutan sing digadang
Biyen ninggal janji, ning saiki opo lali
Neng nggunung, tak cadhongi sego jagung
Yen mendhung, tak silihi caping nggunung
Sukur biso nyawang, gunung ndeso dadi rejo

Bene ora ilang, nggone podho loro lopo

Dipublikasi di asik BELAJAR TEATER, Salam Budaya | Meninggalkan komentar

FESTIVAL TEATER PELAJAR BEKASI TAHUN 2016

10153632_840133136001053_2328376396226209844_n

Pertunjukkan Grup Teater Pelajar Bekasi

 

Teh.Co- 3-9 Oktober 2016 menjadi momentum digelarnya Festival Teater Perlajar Bekasi yang ke 3 kalinya. Teater Korek selaku panitia penyelenggara terus melakukan persiapan dan penyempurnaan konsepsi tentang tata laksana FTP yang akan dilangsungkan.

Berdasarkan data Komunitas Teater Bekasi (FTB) Tahun 2010, ada sekitar 32 Grup Teater yang ada di Bekasi 80%nya adalah Grup Teater Sekolah khususnya SLTA/sederajat. Dalam Perjalanannya perhelatan panggung pertunjukkan dan pentas karya sebagai puncak dari proses kerja berteater hanya dimiliki oleh grup-grup yang memiliki tradisi kuat dalam menghadapi konteksnya. tidak lebih dari 10 Grup yang tetap eksis dalam meproduksi karya-karya pertunjukkannya, Pentas Teater  ada di ruang-ruang pensi. KTB sebagai Sekretariat kerja Teater Bekasi memberikan Inovasi gagasan hingga terselengaralah KTB in Action. Pementasan Grup-Grup Teater dengan melibatkan seluruh komponen komunitas dan lingkungan dalam kondisi seperti membabat hutan membuka lahan, karena beberapa Grup Teater yang sudah memiliki nama besar dan berusia cukup lama seperti kesulitan melepaskan diri dari kendala Tehnis Produksi dan Kuantitas personelnya. KTB in Action menjadi babak baru bagi kerjabersama gerakan Teater di Bekasi, beberapa Grup, Sanggar dan Eskul sekolah memiliki ruang untuk membuka dirinya dalam panggung yang lebih luas. Kita kemudian menemukan simpatisan, penonton, pengamat-pengamat bahkan memberikan motivasi bagi Grup Teater yang selama ini seperti mati suri.

Untuk Grup Teater Sekolah, Pasca Mubes II KTB yang tidak berhasil memparipurnakan konsep Gerakan Teater Bekasi selanjutnya maka Grup Sekolah cukup terbantu dengan digelarnya Festival Teater Pelajar I Tahun 2012 dan Festival Teater Pelajar 2 Tahun 2013.  Festival Teater Pelajar Bekasi yang diselenggarakan Oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Korek Unisma mampu menjadi semacam momentum yang cukup memotivasi Grup Teater Sekolah untuk terus berkarya. Di Luar kendala-kendala konsepsi yang justru sering muncul dari Birokrasi sekolahnya sendiri, tapi Festival Teater Pelajar Bekasi sedikit banyak memberikan peran dalam menjaga api keorganisasian maupun kehendak berproses bagi grup-grup teater sekolah. Berdasarkan data kepesertaan FTP I dan II kondisi inipun masih sangat fluktuatif. Beberapa Grup Teater Sekolah yang terlibat dalam FTP I, menurun dari 11 Grup Sekolah menjadi 9 Grup Saja tanpa adanya transformasi Informasi tentang bagaimana kondisi riil dari masih-masing grup sekolah yang ada. Atau memang dialektika, kuantitatif menuju kualitatif? Amiin.

Kini, 2 bulan ke depan Perhelatan Festival  Teater Pelajar Bekasi yang ke 3 kembali digelar. Teater Korek sebagai penyelenggara telah melakukan tahapan-tahapan Sosialisasi baik melalui Launching FTP III tanggal 23 Juli 2016 maupun menetapkan Jajaran Formatur FTP III yang bertanggungjwab menggodok dan merumuskan Format FTP III dengan melibatkan Perwakilan Grup-grup Teater Sekolah, Praktisi maupun pengamat  yang menempati jajaran Formatur FTP III tersebut.  Penetapan nama-nama Formatur, tugas dan skema kerjanya ditentukan bersama dalam Launching FTP III maka terrekomendirlah Riska Oktavian (Beska), MAya (Midas), Della (Sampan), Lia (kipas), Zaini Boli (Menara seni), Wira (Rasa), Ompong (Beta), Dendi Madya (artery), Dediesputra siregar (Matahari), Arie_Tog (KOrek) dan NH Nuy selaku pengurus Korek sebagai Koordinator Formatur FTP III.

Formatur FTP III kemudian menyusun kerangka kerja dan target pencapaian-pencapaian penyusunan Format Festival Teater Pelajar ke 3 ini. Penjadwalan Rapat-Rapat Formatur di susun dari Rapat Perdana minggu (31/7), Forum Kecil (2 & 4/8), Penetapan Format dan ketentuan-ketentuan Festival (7/8) dan Agenda Sosialisasi Tahap 2 pada hari minggu (14/8) yang sekaligus sebagai media mentransformasikan dan menguatkan wacana calon peserta terhadap gelaran FTP kali ini. Ada kemajuan beberapa Konsep yang ditawarkan oleh hasil Rapat Formatur contoh Peserta diberi keleluasaan kemungkinan pemilihan konsep Pertunjukkan Outdoor dan Indoor, Peserta bisa mengirimkan perwakilan Grupnya sebagai Panitia, Juri ditetapkan bersama dan peserta juga memiliki hak untuk mengusulkan nama-nama calon dewan juri, hingga Fasilitas Pentas Ulang Bagi Grup terbaik dalam FTP III nantinya. Walaupun Festival ini bertajuk Teater Pelajar namun tidak menutup kemungkinan bahwa para Kreatornya adalah Non pelajar, guru/pembina maupun Alumni dsb. tapi untuk Player selaku eksekutor sepenuhnya adalah Kategori Pelajar. Point-point penting di atas merupakan tawaran dan ruang brainstorming para Pekerja Teater Bekasi, dengan harapan  mampu mengakomodasi seluruh potensi dan peluang pembangunan-pembinaan terhadap Grup-grup Sekolah di Bekasi. FTP III juga memberikan terobosan dengan menyentuh Grup sekolah Tingkat SLTP, Pelajar SLTP yang memiliki Grup Teater juga perlu mendapatkan dukungan dan sokongan dari Masyarakat Bekasi. Data beberapa Grup Teater Tingkat SLTP yang ada membuktikan bahwa pembangunan Teater dari usia dini harus juga menjadi obyek prioritas bagi perkembangan teater di Bekasi. Beberapa nama beken membidani lahirnya Grup-grup Teater Pelajar tingkat SLTP, menjadi pembina maupun kreator.

Pada Akhirnya, semoga perjalanan Festival Teater Pelajar 3 Bekasi mendapatkan daya dukung yang optimal, mampu menjangkau seluruh potensi Grup-grup sekolah di Bekasi bahkan hingga pada cita-cita pembinaan dan tanggungjawab perkembangan Teater Sekolah di Bekasi. FTP III bukan sekedar kompetisi untuk memperebutkan siapa yang menang dan siapa yang kalah, juara atau tidak juara namun lebih daripada itu adalah menyokong pergerakan Teater yang ada disekolah-sekolah.

Salam Budaya… AYo bekerja!

 

Dipublikasi di Dokumentasi | Meninggalkan komentar